Langsung ke konten utama

Postingan

UJIAN PARA NABI

Berikut penjelasan lengkap dari isi gambar yang menampilkan ujian para Nabi — agar kita bisa mengambil hikmah bahwa setiap hamba Allah yang dicintai-Nya pun diuji dengan sangat berat: ✍️ PENJELASAN UJIAN PARA NABI 1. Nabi Adam عليه السلام — Diuji dengan keluarga Nabi Adam diuji ketika anak–anaknya berselisih, hingga terjadi tragedi antara Habil dan Qabil. Ini mengajarkan bahwa masalah keluarga adalah ujian yang bahkan dialami manusia pertama. --- 2. Nabi Ayyub عليه السلام — Sakit, kehilangan harta & anak Beliau mengalami penyakit berat bertahun-tahun, kehilangan semua harta dan anak-anaknya. Namun kesabarannya menjadikan beliau salah satu simbol keteguhan iman. --- 3. Nabi Yusuf عليه السلام — Godaan wanita, memilih penjara Beliau difitnah dan digoda, tetapi memilih penjara demi menjaga kehormatan. Ujiannya mengajarkan bahwa menjaga diri lebih penting daripada kesenangan dunia. --- 4. Nabi Nuh عليه السلام — Dakwah ditolak & ujian keluarga Selama puluhan tahun berdakw...

BAROKAH DENGAR NAMA WALIYULLAH

*BAROKAH DENGAR NAMA WALIYULLAH* (masih mengakui kewaliyannya) قال صَاحِبُ كِتَابِ: إِثْمِدُ الْعَيْنَيْنِ، فِي مَنَاقِبِ الْأَخَوَيْن: «أَنَّ الوَلِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ فِي مَوْكِبِهِ ذَاهِبَاً إِلَى الْجَنَّةِ، فَيَنْظُرُ وَإِذَا بِبَعْضِ الْعُصَاةِ يُسَاقُ إِلَى النَّارِ - وَالْعِيَاذُ بِاللهِ - فَيَقِفُ وَيَأْتِيهِ فَيَسْأَلُهُ: هَلْ رَأَيْتَنِي فِي دَارِ الدُّنْيَا؟ فَيَقُولُ: لا. فَيَقُولُ: هَلْ زُرْتَنِي؟ فَيَقُولُ: لا. فَيَقُولُ: هَلْ سَمِعْتَ بِذِكْرِي؟ فَيَقُولُ: نَعَمْ، كُنْتُ أَسْمَعُ النَّاسَ يَقُولُونَ: سَيِّدِي فُلَانٌ. فَيَقُولُ ذَلِكَ الْوَلِي: لَا أَمْضِي إِلَى الْجَنَّةِ حَتَى لَا يَمْشِي لِلنَّارِ مَنْ سَمِعَ إسْمِي فِي دَارِ الدُّنْيَا، فَإِذَا النِّدَاءُ مِنْ قِبَلِ الْبَارِي جَلَّ جَلالُهُ: خَلُّوا سَبِيلَهُ، فَيَمْضِي مَعَ ذَلِكَ الْوَلِي إِلَى الْجَنَّةِ». انتهى Dalam sebuah riwayat: 'Pada hari kiamat, seorang wali akan berjalan menuju surga, lalu melihat seorang pendosa diseret ke neraka. Wali itu akan berhenti dan berkata: 'Apakah kamu pernah...

SUPAYA KITA DAN KELUARGA KITA MATI KHUSNUL KHOTIMAH

‎Saur Pangersa KH. Rd. Yahya Muhammadun. ‎Gajihan heula atawa gawe heula ? ‎Gawe heula kakara gajihan ! ‎Diajar heula atawa bisa heula ? ‎Diajar heula kakara bisa ! ‎Masak heula atawa dahar heula ? ‎Masak heula kakara dahar ! ‎Ngaji heula atawa sholeh heula ? ‎NGAJI HEULA..! ‎Matak nu teu ngaji mah moal sholeh ‎Matak nu teu ngaji mah moal boga elmu ‎Teu rugi boga èlmu téh ‎Teu rugi ngaji teh ‎Dimana boga èlmu, pasti bakal jadi jalma anu luar biasa, pasti jadi jalma anu agung. ‎Bahkan dina kitab ihya di ajarkeun : ‎"Saha jalma anu maot keur nyiar elmu, ‎maotna bakal jadi ahli surga. ‎lamun urang nyiar èlmu, indung bapa urang maot. ‎indung bapa urang maotna bakal husnul khotimah." ‎ ‎Muga-muga urang sadayana sing kersa nyiar èlmu, sing kersa ngaji, ‎sing jadi ahli èlmu, ahli amal, ahli ikhlas, ahli ibadah ka Gusti Alloh SWT. Muga ngajina sing Istiqomah parat dugi ka Maot ‎Muga-muga urang sadayana dirizqian ‎Maot Husnul Khotimah. ‎Aamiin yaa Alloh yaa robbal 'aalamiin 🤲 ‎ ‎...

BIOGRAFI MADZHAB YANG EMPAT.

Ahlussunnah wal Jama’ah berhaluan salah satu Madzhab yang empat. Seluruh umat Islam di dunia dan para ulamanya telah mengakui bahwa Imam yang empat ialah Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad Ibnu Hambal telah memenuhi persyaratan sebagai Mujtahid. Hal itu dikarenakan ilmu, amal dan akhlaq yang dimiliki oleh mereka. Maka ahli fiqih memfatwakan bagi umat Islam wajib mengikuti salah satu madzhab yang empat tersebut.  Madzhab Hanafi Dinamakan Hanafi, karena pendirinya Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit. Beliau lahir pada tahun 80 H di Kufah dan wafat pada tahun 150 H. Madzhab ini dikenal madzhab Ahli Qiyas (akal) karena hadits yang sampai ke Irak sedikit, sehingga beliau banyak mempergunakan Qiyas. Beliau termasuk ulama yang cerdas, pengasih dan ahli tahajud dan fasih membaca Al-Qur’an. Beliau ditawari untuk menjadi hakim pada zaman bani Umayyah yang terakhir, tetapi beliau menolak. Madzhab ini berkembang karena menjadi madzhab pemerintah pada saat Khalifah Harun Al...

DOA SYAIKH MUHAMMAD BIN WASI

Doa Syaikh Muhammad Bin Wasi’ اَللّهُمَّ إِنَّكَ سَلَّطْتَ عَلَيْنَا عَدُوًّا بَصِيْرًا بِعُيُوْبِنَا، مُطَّلِعًا عَلَى عَوْرَاتِنَا، يَرَانَا هُوَ وَقَبِيْلُهُ مِنْ حَيْثُ لاَنَرَاهُمْ، اَللّهُمَّ فَأَيِّسْهُ مِنَّا كَمَا اَيَّسْتَهُ مِنْ رَحْمَتِكَ، وَقَنِّطْهُ مِنَّا كَمَا قَنَّطْتَهُ مِنْ عَفْوِكَ، وَبَاعِدْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ جَنَّتِكَ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، يَآ اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ "Ya Allah, telah Engkau kuasakan kepada kami musuh yang mengetahui aib-aib kami dan melihat aurat kami, dia dan bala tentaranya dapat melihat kami sedangkan kami tidak dapat melihat mereka. Ya Allah, buatlah ia berputus asa dari kami sebagaimana Engkau telah membuatnya berputus asa dari rahmat-Mu. Buatlah ia berputus asa dari kami sebagaimana Engkau telah membuatnya berputus asa dari ampunan-Mu. Jauhkanlah ia dari kami sebagaimana Engkau telah menjauhkannya dari surga, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu, Wahai Yang Maha Pengasih...

KEADAAN WALI MAJDZUB JIKA DIGAMBARKAN

Seperti inilah keadaan Wali Majdzub jika digambarkan Hal ini di sampaikan oleh Al Habib Umar Muthohar Semarang  Ketika Zulaikha menyuruh Nabi Yusuf As agar lewat didepan para wanita kerajaan maka apa yg terjadi? Seperti sdh dijelaskan dalam Al Qur'an: Mereka terpesona melihat keindahan yg luarbiasa akan Nabi Yusuf As, tanpa sadar ter iris jari² mereka  Tak sampai disitu saja. Umumnya org yg terluka pasti akan kaget merasakan sakit, tapi karena kekaguman yg luar biasa atas keindahan yg dilihat hingga timbul daya tarik yg sangat kuat maka bukan sakit yg terasa malah mengucapkan: "Maa Shaa Allah, kalau makhluk bukan seperti ini, ini malaikat"  Jadzab artinya ditarik/tertarik. Para wali majdzub ini tertarik yg sangat dahsyat akan keindahan, keagungan, kebesaran Allah Swt, hingga melupakan kemewahan dunia, oleh karena itu kadang Beliau² ini sering melakukan hal² yg tdk wajar (nyeleneh). Dan hanya org² tertentu saja yg bisa menjadi wali majdzub karena itu semata mata pilihan Al...

DI PERBOLEHKANNYA BERDZIKIR DALAM KEADAAN BERHADAST

Disebutkan oleh Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar.  أجمع العلماء على جواز الذكر بالقلب واللسان للمحدث والجنب والحائض والنفساء، وذلك في التسبيح والتهليل والتحميد والتكبير والصلاة على رسول الله صلى الله عليه وسلم والدعاء وغير ذلك  Artinya: Ulama bersepakat atas kebolehan dzikir dengan hati dan lisan bagi orang yang berhadats, junub, haid, dan nifas. Dzikir itu meliputi bacaan tasbih, tahlil, tahmid, takbir, shalawat untuk Nabi Muhammad saw, doa, dan selain itu (Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 8).  Ibnu Athaillah menganjurkan kita berdzikir dengan hati lalai sekalipun. Ini menunjukkan betapa pentingnya dzikir. Mengapa demikian? dzikir merupakan jalan utama mereka yang menempuh perjalanan Ilahi. Allah swt sendiri memerintahkan kita untuk menyebut nama-Nya secara mutlak terus-menerus sebagaimana disinggung Ibnu Ajibah berikut ini. قلت الذكر ركن قوي في طريق القوم وهو أفضل الأعمال قال الله تعالى اذكروني أذكركم وقال تعالى "يا أيها الذين آم...

MAQAM KEWALIAN ITU BUKAN HASIL BANYAK PENGIKUT.

Jangan Ngaku Wali Kalau Adab Masih Nol Jangan ngaku wali. Jangan merasa keramat. Jangan merasa jadi sumber berkah. Hanya gara-gara pintar ngaji dan fasih bicara. Kyai Jauhari Umar (dalam kitab Jawahirul arifin, hal : 60 ) sudah mengingatkan: ولا يصل العبد إلى مقام الولاية والكرامة والمعرفة والسعادة إلا ببركة اتباعه وخدمته لآبائه وأجداده وشيوخه الذين هم من أهل الله Artinya: Seorang hamba tidak akan sampai pada maqam kewalian, keramat , ma’rifah, dan keberuntungan kecuali dengan keberkahan mengikuti dan berkhidmah kepada ayah, leluhur, dan para syaikh yang termasuk أهل الله. Maqam kewalian itu bukan hasil banyak pengikut. Bukan hasil banyak jamaah. Tapi hasil khidmah, tawadhu’, dan ittiba’. Nasihat Syaikh Abdul Qadir al-Jilani Abdul Qadir al-Jilani dalam Fuyūḍ ar-Rabbāniyyah berkata: المريد متى دخل في بيعة شيخ فاخرة مرضية لا تقضى له حاجة إلا على يديه في الدنيا والآخرة Artinya: Seorang murid, jika masuk dalam baiat kepada syaikh yang sah dan diridhai, maka kebutuhannya tidak ditunaikan ...

BALAS DENDAM TERBAIK ADALAH DENGAN MENJADIKAN DIRIMU LEBIH BAIK.

Balas dendam terbaik adalah dengan menjadikan dirimu lebih baik. Itu adalah pepatah yang sangat kuat dan bijak. Kalimat “Balas dendam terbaik adalah dengan menjadikan dirimu lebih baik” mengandung makna yang mendalam tentang kekuatan diri sendiri, ketangguhan, dan kebebasan emosional. Berikut adalah beberapa sudut pandang mengapa prinsip ini begitu efektif, serta bagaimana menerapkannya: 1. Mengubah Energi Negatif Menjadi Bahan Bakar Kemarahan, sakit hati, dan keinginan untuk membalas adalah energi yang besar. Jika energi ini disalurkan untuk merusak orang lain (balas dendam konvensional), kita justru terbelenggu oleh orang tersebut. Namun, jika energi ini kita arahkan untuk membangun diri sendiri, kita justru mengambil kendali penuh atas hidup kita. 2. Kesuksesan Adalah “Kekalahan” Terbesar bagi Mereka yang Meragukan Kita Tidak ada “balas dendam” yang lebih menyakitkan bagi orang yang pernah menyakiti atau meremehkan kita selain melihat kita tidak terpengaruh dan justru berkembang pes...

KUMPULAN DZIKIR HARIAN ESA FADILAH

DZIKIR HARIAN Dzikir harian adalah suatu amalan yang diamalkan setiap hari oleh alfaqir Esa Fadilah secara istiqomah, dengan susunan bacaan sebagai berikut. 1. Membaca tawasul terlebih dahulu sampai selesai. 2. Kemudian membaca surat al-fatihah kepada KH.Ahmad asrori al-ishaqi dan kepada KH.Muhammad utsman al-ishaqi, kemudian membaca bacaan di bawah ini sebanyak 70/100 kali   اَسْتَغْفِرُاللَّهَ الْعَظِيْمْ. setelah beres membaca surat al-fatihah lagi. 3. Kemudian membaca surat al-fatihah kepada al-habib Abdullah bin Abdul qodir bilfaqih, kemudian membaca sholawat di bawah ini. اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُطِيْلُ لَنَا بِهَا الْأَعْمَارَ، وَتُزِيْلُ بِهَا عَنَّا جَمِيْعَ الْأَسْقَامِ وَالْأَخْطَارِ،وَتُدِرُّ بِهَا عَلَيْنَا الرِّزْقَ الْمِدْرَارَ، وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْأَوْطَارِ، وَتَشْفَعُ لَنَا بِهَا عِنْدَ اللَّهُ فِيْ دَارِ الدُّنْيَا وَدَارِالْقَرَارِ،بِرَحْمَتِكَ يَاغَفَّارُ يَاقَهَّارُ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ.(١٠) Kemudian ...