Langsung ke konten utama

Postingan

DALILMEMEGANG TONGKAT SAAT KHUTBAH JUM’AT

DALIL  MEMEGANG TONGKAT SAAT KHUTBAH JUM’AT Beberapa waktu yang lalu, ada seseorang menegur kami, karena dalam setiap khutbah selalu memegang tongkat. Orang tersebut berkata: “Mengapa sih, kalian selalu memegang tongkat ketika khutbah?” Saya menjawab: “Memegang tongkat itu hukumnya sunnah ketika menyampaikan khutbah.” Orang tersebut bertanya: “Sunnahnya siapa?” Saya jawab: “Ya Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan Khulafaur Rasyidin.” Sebagian yang anti memegang tongkat ketika khutbah Jum’at, bukan karena mereka tahu bahwa memegang tongkat hukumnya Sunnah, tetapi karena mereka tidak tahu hadits-hadits yang banyak sekali yang menerangkan bahwa orang yang menyampaikan khutbah Jum’at itu sunnah memegang tongkat. Berikut ini beberapa dalil kesunnahan memegang tongkat ketika khutbah Jum’at.  Pada dasarnya memegang tongkat bagi khotib ketika menyampaikan khutbah Jum’at termasuk sunnahnya khutbah, bukan hanya sekedar tradisi. Al-Imam al-Nawawi berkata dalam kitab al-Majm...

NIAT NGAJI, MULANG, CERAMAH,PIDATO, Tabligh Dll.

Niat ngaji, mulang, ceramah,pidato, tabligh dll. نويت التعلم والتعليم والتذكر والتذكير والنفع والانتفاع والافادة والاستفادة والحث على التمسك بكتاب الله وسنة رسول الله صلى الله عليه واله وسلم والدعاء الى الهدى والدلالة على الخير ابتغاء وجه الله تعالى ومرضاته وقربه وثوابه وبنية ادخال السرو ر على رسول الله صلى الله عليه واله وسلم بتعليم امته واظهار شعاءرالله تعالى وبنية ادخال السرور على داعي اهل المجلس جميعهم وبنية امتثال أمر الله بتعليم العلم وتعلمه وبنية الاجتماع على ذكرالله والصلاة على النبي صلى الله عليه واله وسلم وبنية مانواه الصالحون والاولياء المفلحون والعلماء العاملون والى حضرة النبي سيدنا محمد صلى الله عليه واله وسلم بير الأشرار الفاتحة  االلهم اني اعوذ بك من علم لا ينفع وقلب لا يخشع وعمل لايرفع ودعاء لا يسمع الى حضرة النبي المصطفى سيدنا وحبيبنا وشفيعنا وقرة اعيننا رسول الله محمد ابن عبدالله صلى الله عليه واله وسلم والى ارواح جميع اله واصحابه وازواجه وذرياته واهل بيته واتبعه والى حضرة سيدنا الحسن وسيدنا الحسين وسيدتنا فاطمة الزهراء وسيدتنا عايشة الرضى وسيدتنا خديجة الكبرى وس...

SANAD KEILMUAN IMAM SYAFI’I MADZHAB UTAMA NAHDLOTUL ULAMA

(SANAD KEILMUAN IMAM SYAFI’I MADZHAB UTAMA NAHDLOTUL ULAMA) Sanad Imam Syafi’i (w. 204 H) kepada Rasulullah Shalla Allahu Alaihi wa Sallam memiliki 2 Jalur, Jalur Imam Malik dan Jalur Imam Abu Hanifah. 1. Jalur Imam Malik Imam Malik bin Anas (w. 179 H, Pendiri Madzhab Malikiyah) berguru kepada  ① Ibnu Syihab al-Zuhri (w. 124 H),  ② Nafi’ Maula Abdillah bin Umar (w. 117 H), ③ Abu Zunad (w. 136 H),  ④ Rabiah al-Ra’y (w. 136H), dan  ⑤ Yahya bin Said (w. 143 H)  Kesemuanya berguru kepada  ① Abdullah bin Abdullah bin Mas’ud (w. 94 H), ② Urwah bin Zubair (w. 94 H),  ③ al-Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar(w. 106 H),  ④ Said bin Musayyab (w. 94 H),  ⑤ Sulaiman bin Yasar (w. 107 H),  ⑥ Kharihaj bin Zaid bin Tsabit (w.100 H),  ⑦dan Salim bin Abdullah bin Umar (w.106H). Kesemuanya berguru kepada  ① Umar bin Khattab (w. 22 H),  ② Utsman bin Affan (w. 35 H), ③ Abdullah bin Umar (w.73 H),  ④ Abdullah bin Abbas (w. 68 H), dan  ⑤...

QASIDAH KARYA HABIB SHOLEH TANGGUL YANG PALING TERKENAL

Penyair Ulung, Berikut Karya Habib Sholeh Tanggul yang Paling Terkenal Habib Sholeh bin Mushin Al Hamid merupakan Wali Qutub yang semasa hidupnya berdakwah di Tanggul Jember, Jawa Timur. Habib Sholeh dikenal sebagai sosok yang dermawan dan memiliki karomah sebagai seorang wali. Selain itu Habib Sholeh juga disebut sebagai keturunan ke 39 Nabi Muhammad SAW dari Hadramaut, Yaman. Habib Sholeh gemar melantunkan syair-syair pujian kepada Allah SWT. Bahkan Habib Sholeh dikenal sebagai seorang sastrawan yang pandai merangkai syair. Rangkaian syair karyanya kemudian dikumpulkan oleh salah satu muridnya bernama Ustadz Abdullah Zahir. Kumpulan karya Habib Sholeh Tanggul diberi tajuk “Diwan Al-Isyqi Was- Shofa Fi Mahabbati Al Habib Al Musthofa” (Antologi Asmara Nan Suci tentang Cinta Nabi Terkasih Al-Musthofa). Terdiri dari 59 halaman dengan 105 qasidah dengan tema pembahasan yang berbeda-beda setiap qasidah. Karya syair Habib Sholeh memiliki tingkatan sastra yang sangat tinggi. Sebab Habib Shol...

TEKS, QASIDAH TAWASUL WALIYULLOH

Teks, Qasidah tawasul Waliyulloh . halal di sev .

UJIAN PARA NABI

Berikut penjelasan lengkap dari isi gambar yang menampilkan ujian para Nabi — agar kita bisa mengambil hikmah bahwa setiap hamba Allah yang dicintai-Nya pun diuji dengan sangat berat: ✍️ PENJELASAN UJIAN PARA NABI 1. Nabi Adam عليه السلام — Diuji dengan keluarga Nabi Adam diuji ketika anak–anaknya berselisih, hingga terjadi tragedi antara Habil dan Qabil. Ini mengajarkan bahwa masalah keluarga adalah ujian yang bahkan dialami manusia pertama. --- 2. Nabi Ayyub عليه السلام — Sakit, kehilangan harta & anak Beliau mengalami penyakit berat bertahun-tahun, kehilangan semua harta dan anak-anaknya. Namun kesabarannya menjadikan beliau salah satu simbol keteguhan iman. --- 3. Nabi Yusuf عليه السلام — Godaan wanita, memilih penjara Beliau difitnah dan digoda, tetapi memilih penjara demi menjaga kehormatan. Ujiannya mengajarkan bahwa menjaga diri lebih penting daripada kesenangan dunia. --- 4. Nabi Nuh عليه السلام — Dakwah ditolak & ujian keluarga Selama puluhan tahun berdakw...

BAROKAH DENGAR NAMA WALIYULLAH

*BAROKAH DENGAR NAMA WALIYULLAH* (masih mengakui kewaliyannya) قال صَاحِبُ كِتَابِ: إِثْمِدُ الْعَيْنَيْنِ، فِي مَنَاقِبِ الْأَخَوَيْن: «أَنَّ الوَلِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ فِي مَوْكِبِهِ ذَاهِبَاً إِلَى الْجَنَّةِ، فَيَنْظُرُ وَإِذَا بِبَعْضِ الْعُصَاةِ يُسَاقُ إِلَى النَّارِ - وَالْعِيَاذُ بِاللهِ - فَيَقِفُ وَيَأْتِيهِ فَيَسْأَلُهُ: هَلْ رَأَيْتَنِي فِي دَارِ الدُّنْيَا؟ فَيَقُولُ: لا. فَيَقُولُ: هَلْ زُرْتَنِي؟ فَيَقُولُ: لا. فَيَقُولُ: هَلْ سَمِعْتَ بِذِكْرِي؟ فَيَقُولُ: نَعَمْ، كُنْتُ أَسْمَعُ النَّاسَ يَقُولُونَ: سَيِّدِي فُلَانٌ. فَيَقُولُ ذَلِكَ الْوَلِي: لَا أَمْضِي إِلَى الْجَنَّةِ حَتَى لَا يَمْشِي لِلنَّارِ مَنْ سَمِعَ إسْمِي فِي دَارِ الدُّنْيَا، فَإِذَا النِّدَاءُ مِنْ قِبَلِ الْبَارِي جَلَّ جَلالُهُ: خَلُّوا سَبِيلَهُ، فَيَمْضِي مَعَ ذَلِكَ الْوَلِي إِلَى الْجَنَّةِ». انتهى Dalam sebuah riwayat: 'Pada hari kiamat, seorang wali akan berjalan menuju surga, lalu melihat seorang pendosa diseret ke neraka. Wali itu akan berhenti dan berkata: 'Apakah kamu pernah...

SUPAYA KITA DAN KELUARGA KITA MATI KHUSNUL KHOTIMAH

‎Saur Pangersa KH. Rd. Yahya Muhammadun. ‎Gajihan heula atawa gawe heula ? ‎Gawe heula kakara gajihan ! ‎Diajar heula atawa bisa heula ? ‎Diajar heula kakara bisa ! ‎Masak heula atawa dahar heula ? ‎Masak heula kakara dahar ! ‎Ngaji heula atawa sholeh heula ? ‎NGAJI HEULA..! ‎Matak nu teu ngaji mah moal sholeh ‎Matak nu teu ngaji mah moal boga elmu ‎Teu rugi boga èlmu téh ‎Teu rugi ngaji teh ‎Dimana boga èlmu, pasti bakal jadi jalma anu luar biasa, pasti jadi jalma anu agung. ‎Bahkan dina kitab ihya di ajarkeun : ‎"Saha jalma anu maot keur nyiar elmu, ‎maotna bakal jadi ahli surga. ‎lamun urang nyiar èlmu, indung bapa urang maot. ‎indung bapa urang maotna bakal husnul khotimah." ‎ ‎Muga-muga urang sadayana sing kersa nyiar èlmu, sing kersa ngaji, ‎sing jadi ahli èlmu, ahli amal, ahli ikhlas, ahli ibadah ka Gusti Alloh SWT. Muga ngajina sing Istiqomah parat dugi ka Maot ‎Muga-muga urang sadayana dirizqian ‎Maot Husnul Khotimah. ‎Aamiin yaa Alloh yaa robbal 'aalamiin 🤲 ‎ ‎...

BIOGRAFI MADZHAB YANG EMPAT.

Ahlussunnah wal Jama’ah berhaluan salah satu Madzhab yang empat. Seluruh umat Islam di dunia dan para ulamanya telah mengakui bahwa Imam yang empat ialah Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad Ibnu Hambal telah memenuhi persyaratan sebagai Mujtahid. Hal itu dikarenakan ilmu, amal dan akhlaq yang dimiliki oleh mereka. Maka ahli fiqih memfatwakan bagi umat Islam wajib mengikuti salah satu madzhab yang empat tersebut.  Madzhab Hanafi Dinamakan Hanafi, karena pendirinya Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit. Beliau lahir pada tahun 80 H di Kufah dan wafat pada tahun 150 H. Madzhab ini dikenal madzhab Ahli Qiyas (akal) karena hadits yang sampai ke Irak sedikit, sehingga beliau banyak mempergunakan Qiyas. Beliau termasuk ulama yang cerdas, pengasih dan ahli tahajud dan fasih membaca Al-Qur’an. Beliau ditawari untuk menjadi hakim pada zaman bani Umayyah yang terakhir, tetapi beliau menolak. Madzhab ini berkembang karena menjadi madzhab pemerintah pada saat Khalifah Harun Al...

DOA SYAIKH MUHAMMAD BIN WASI

Doa Syaikh Muhammad Bin Wasi’ اَللّهُمَّ إِنَّكَ سَلَّطْتَ عَلَيْنَا عَدُوًّا بَصِيْرًا بِعُيُوْبِنَا، مُطَّلِعًا عَلَى عَوْرَاتِنَا، يَرَانَا هُوَ وَقَبِيْلُهُ مِنْ حَيْثُ لاَنَرَاهُمْ، اَللّهُمَّ فَأَيِّسْهُ مِنَّا كَمَا اَيَّسْتَهُ مِنْ رَحْمَتِكَ، وَقَنِّطْهُ مِنَّا كَمَا قَنَّطْتَهُ مِنْ عَفْوِكَ، وَبَاعِدْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ جَنَّتِكَ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، يَآ اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ "Ya Allah, telah Engkau kuasakan kepada kami musuh yang mengetahui aib-aib kami dan melihat aurat kami, dia dan bala tentaranya dapat melihat kami sedangkan kami tidak dapat melihat mereka. Ya Allah, buatlah ia berputus asa dari kami sebagaimana Engkau telah membuatnya berputus asa dari rahmat-Mu. Buatlah ia berputus asa dari kami sebagaimana Engkau telah membuatnya berputus asa dari ampunan-Mu. Jauhkanlah ia dari kami sebagaimana Engkau telah menjauhkannya dari surga, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu, Wahai Yang Maha Pengasih...